Hai langit, apa kabar?
Lama tak menyapamu disetiap
jengkal jejak peradaban.
Maaf,
bumi akhir-akhir ini selalu membuatku sibuk diri hingga terlalu lama menjedamu.
Kau tahu, sudah lama rasanya ku merindukan senjamu. Apa kabar dengannya?
Masihkah sama pada pertengahan Oktober bulan lalu? Ah, sudah dua bulan rupanya aku
tak menikmatinya.





